Si bulan yang jauh disebalik seribu awan balam-balam kesepian dalam lena puteri kayangan andai menangis sendunya tak mungkin kedengaran oleh pungguk yang kejam kerna enggan terbang
andai bulan merindu pungguk andai pungguk merindu bulan kenyataan jualah kenyataan rindu yang tak jua kesampaian...
dan dunia pun tersenyum.... angin seakan-akan membuai hati dan awan2 pun ketawa..... hingga kejatuhan airmata gembira dan tahun baru ini..muncul lagi seperti tahun-tahun yang sudah.. dan tahun baru ini...tiba lagi membawa harapan yg x sudah... sudah. dan dunia pun tersenyum seandainya aku tersenyum.. akulah dunia..dan dunia adalah aku.. dunia yang baru...aku yang baru....
jendela kaca yang jarang ini ku melihat titik-titik hujanhujan tua yang dinginairnya mengalirmeresap ke kamar inirumput tumbuhan dan biru belantarameliuk lintuk menggamit mesrabertahun kau tidak punya suarabagai hujan yang berkatadipisahkan kaca jendelakamarku yang jauh ini masih jua berkacadalam bicara kaca-kacaJamaludin Ddewan sastera Ogos 1972